Rabu, 17 September 2014

puisi perjuangan



PERJUANGAN HIDUP
Karya Fendi Pahlawan

Ditempat inilah aku menatap
Ditempat inilah aku berpijak
Ditempat inilah aku menanti
Ditempat inilah aku berjuang
kugantungkan cita-citaku setinggih langit

Hati merintih
Air mata menetes
Keringat bercucuran
Demi menggapai bintang yang bersinar terang

Detik demi detik telah kulalui dengan berbagi rintangan
Langkah demi langkah ku berpijak di dunia ini dengan penuh harapan
Akankah semua itu dapat kugapai, kuraih, kupegang, kugenggam
Dengan jari-jemari yang lemah ini

tubuh ini bagikan segelitir debuh yang tak mampu menahan terpahan angin
tubuh ini bagaikan busa air yang tak mampu menahan aliran air
Tubuh ini lemah,tubuh ini lemas
Tapi hati  ini kuat, hati ini bisa, hati  ini  mampu berjuang

Ya…. Tuhan......
dengan menyebut namamu
Berilah kekuatan pada tubuh ini
Untuk tetap tangguh dalam menghadapi segenap cobaan
Yang telah engkau takdirkan kepadaku

Saat ini aku terbaring
Tapi aku bangkit demi cita-citaku
Sungguh tubuh ini telah terbagun dari kelelapan malam
Untuk menopang cita-cita bagaikan gunung pencakar langit

Kini aku telah merangkai,mengais sebuah kesukseesan
Dengan jiwa yang tegar dibaluti dengan keyakinan
Dari lubuk hati yang dalamku ini berkata
Aku pasti bisa.. aku pasti bisa..menghancurkan bongkahan batu yang membentangiku

Walau badai menerpa, walau ombak menghambar
Tapi itu semua tidak lagi menjadi penghalang bagiku
Untuk memperjuangkan hidup ini 
Ke jalan yang penuh dengan naungan angin yang meliuk-liukkan kesuksesan



puisi politik



ANCAMAN NEGARAKU
Karya Findi Pahlawan

Dalam bentaian alam yang luas
Memberikan sejuta harapan yang luas
Itulah Indonesiaku…

Engkau indah nan permai
Menjanjikan hidup kemakmuran
Engkau kaya akan semua

Tapi, mengapa ini semua harus terhambat??
Mengapa semua ini harus terjadi??
Merajalelahnya tikus-tukus korupsi
Yang merugikan negara yang kaya ini

Semua pejabat telah mengabdikan diri menjadi tikus” berdasi
Yang hanya ingin bersenang-senang diatas derita orang lain
Akankah Indonesiaku akan maju???
Seperti yang engkau idamkan???
                    
Akankah engkau akan seperti itu????
Yang hanya ingin merampas hak orang lain
Yang hanya ingin hidup tanpa beban
Engkau berbuat tanpa menatap arah dimana engkau bersandar
Tanpa engkau hiraukan buah lakumu

Utara menjerit……
Barat berduka….
Selatan merintih….
Timur menangis….

Semua kekayaan telah lebur dalam kenistaan
Tanpa enkau hiraukan nasip bangsa ini
Yang telah berada di ujung tanduk

Mengapa???
Mengapa kekayaan ini harus menjadi pemilik asing
Yang telah memperdaya bangsa kita
Mengapa engkau hanya berpangku tangan
Menatap kejadian dengan sebelah mata

Sungguh ancaman besar  telah dihadapan mata
Engkau diam tak berdaya
Engkau ada tapi hilang ditengah lautan

Generasimu telah terombang-ambing oleh ganasnya kehidupan
Dimankah??? Dimanakah??? Generasi yang sebenarnya
Pengabdi sejati pada Indonesia...
Yang siap membendung ancamanmu......